Sepuluh Kios dan Kontrakan Terbakar di Jl. KH. Asyim Asy'ari Tangerang

 TANGERANG - Kebakaran besar terjadi di area padat penduduk di Jalan KH. Asyim Asy'ari, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada hari [7/11/2025l]. Api yang melambung cepat menghancurkan setidaknya sepuluh kios dan rumah kontrakan, menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi para penghuni.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan dari beberapa orang yang melihat, api pertama kali terlihat di sekitar jam 02:30 pagi hari. Sumber api diduga berasal dari sebuah kios yang menjual bahan bakar minyak (BBM) secara eceran. Api kemungkinan besar muncul dari aktivitas pengisian BBM, dan diduga menjadi penyebab utama kebakaran tersebut. Saya sedang minum kopi di warung, tiba-tiba melihat api dari kios bensin itu. Api tumbuh sangat cepat," kata, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.

Api yang membesar dengan cepat menghiasi bangunan-bangunan di sekitarnya, yang kebanyakan terbuat dari bahan yang mudah terbakar seperti kayu dan triplek. Angin yang bertiup kencang juga mempercepat penyebaran api, membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang berharga dengan cara yang bisa mereka lakukan.

Upaya memadamkan api

Petugas pemadam kebakaran dari Kota Tangerang langsung sampai di lokasi setelah menerima laporan dari warga. Sebanyak 15 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, upaya memadamkan api mengalami hambatan karena jalanan yang sempit dan bangunan di sekitar lokasi yang padat.

"Kami kesulitan masuk karena jalannya sempit dan banyak warga yang berkumpul," kata komandan regu pemadam yang bertugas di lokasi. Setelah berjuang selama kurang lebih 3 jam, petugas pemadam akhirnya berhasil memadamkan api. Meski begitu, sepuluh kios dan rumah kontrakan telah terbakar habis, hanya tersisa puing-puing dan abu.

Kerugian dan Korban

Akibat kebakaran ini, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain bangunan yang terbakar habis, beberapa barang dagangan dan perabotan rumah tangga juga tidak bisa diselamatkan. "Semua dagangan saya lenyap, tidak ada yang bisa diselamatkan. Ini adalah sumber penghasilan saya satu-satunya," keluh seorang pemilik kios yang menjadi korban kebakaran.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, beberapa warga mengalami luka ringan karena tertusuk serpihan kaca atau terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri. Mereka telah menerima perawatan medis dari petugas kesehatan yang datang ke lokasi.

Bantuan Dan Penanganan

Pemerintah Kota Tangerang memberikan bantuan darurat kepada warga yang terkena kebakaran. Bantuan berupa makanan, pakaian, selimut, dan tenda darurat sudah diberikan kepada para korban. Pemerintah juga berjanji akan memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah dan usaha mereka.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh para korban. Kami juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini," kata Sachrudin dan Maryono Hasan, seorang pejabat Pemerintah Kota Tangerang yang meninjau lokasi kebakaran.

Imbauan dan Pencegahan

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran. Masyarakat juga diminta tidak melakukan kegiatan yang bisa menyebabkan kebakaran, seperti menyimpan bahan bakar minyak (BBM) secara sembunyi-sembunyi atau menggunakan instalasi listrik yang tidak memenuhi standar.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan keselamatan dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ujar seorang petugas kepolisian yang bertugas di lokasi kebakaran. Itulah Kronologi terjadinya kebakaran hingga sepuluh kios dan kontrakan terbakar, semoga bermanfaat.

 

Komentar

Anonim mengatakan…
MasyaAllah, semoga gak ada korban jiwa aja, kasian banget sama yang punya usaha itu, pasti yang punya usaha disana usahanya hancur